Kamis, 12 November 2015

Untuk Ayah

Yah, tidak ada lelaki sehebat dirimu di dunia ini.
Sekalipun kau orang biasa, namun dimata kami, ketiga anakmu, kau yang terbaik.
Ayah seorang kepala keluarga yang hebat.
Apalagi semenjak Ibu pergi meninggalkan kita semua.
Ayah berubah menjadi sosok bebeda.
Seorang ayah merangkap seorang ibu.
Aku yakin tak banyak yang bisa menjadi seperti itu.

Maafkan aku belum bisa menjadi anak perempuan yang baik untukmu.
Tapi kau tahu, aku sedang berusaha.
Aku ikuti semua katamu. Karena hanya itu yang bisa kulakukan.
Maafkan aku yang masih sering membandel dan sering membuatmu harus terisak dalam doa yang kau panjatkan setiap malam.
Maafkan aku.
Aku tidak tahu harus kubayar dengan apa semua pengorbananmu.

Dad, thank you for the loves that you gave for me.
Thank you for all the things yoi have done.
Thank you for everythings.
I love you so much!

Tuhan, bisakah Kau beri umur panjang untuk Ayahku?
Agar aku bisa melihatnya tersenyum bangga suatu saat nanti ketika aku menjadi orang yang berguna.
Aamiin..

Dalam hidupku, setiap hari adalah harimu, Ayah.
Selamat Hari Ayah.

Dari anak gadismu yang sedang berusaha membahagiakanmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar